Gunung Merapi yang terletak di Jawa Tengah - Yogyakarta, sejak 26 Oktober 2010 lalu kembali meletus memuntahkan material berupa abu, kerikil, lahar dan awan panas hingga saat ini. Bahkan hembusan awan panas Merapi sampai menyebabkan tewasnya Mbah Maridjan yang dikenal sebagai juru kunci gunung itu. Berbeda dengan letusan yang terjadi pada tahun 2006, letusan kali ini lebih lama dan berbahaya. Kemarin saja Merapi mengeluarkan awan panas sampai 20 jam lebih dan tinggi awan letusan mencapai 4-8 km.
Namun, dampak letusan Merapi tidak hanya berupa awan panas saja. Lahar dingin dan abu vulkanik merupakan ancaman yang juga membahayakan keselamatan penduduk sekitar Merapi. Bahaya penyakit juga menimpa para pengungsi seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, kelaparan dan sebagainya. Selain itu, aktivitas Gunung Merapi ini menurut kabar juga diikuti oleh meningkatnya status gunung-gunung aktif yang lain di Indonesia menjadi Waspada.
Marii kita bantu mereka para korban letusan Merapi dan berdoa semoga bencana segera berlalu.
(Foto oleh Sunaryo K.: Borobudur, Me and Merapi)






Mulai pertengahan Oktober hingga November 2010 akan berlangsung berbagai kegiatan pada sejumlah ruang pamer seni rupa di kota Bandung dan 1 galeri di Jakarta. Kegiatan besar ini diberi tajuk “Sang Ahli Gambar dan Kawan-kawan”.



